Kamis, 02 Oktober 2014

Pengertian antropologi dan tugas Antropologi

KABUPATEN KOTAWARINGIN TIMUR

Lambang Kabupaten Kotawaringin Timur
Moto: Habaring Hurung


Peta lokasi : Kabupaten Kotawaringin Timur
Koordinat: 111°0’50”  - 113°0’46” BT dan 0°23’14”- 3°32’54” LS


                                          Data Kalimantan TengahProvinsi                                                           :
Kalimantan TengahIbu kota kabupaten kotawaringin Timur :
Sampit
                                            Pemerintahan                                        - Bupati                                                 :                          
H. Supian Hadi, S.Ikom
 - DAU                                                              :
Rp. 708.665.917.000.-(2013)[1]
Luas                                                       :16.496 km²                                                 Populasi - Total                                                    :373.842 jiwa (2010) - Kepadatan                                           :-                                              DemografiPembagian administrative - Kecamatan                                          :
17 - Kelurahan                                            :
150 desa/kelurahan - Situs web                                             :http://kotimkab.go.id
Kabupaten Kotawaringin Timur adalah salah satu kabupaten di provinsi Kalimantan Tengah. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sampit. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 16.496 km² dan berpenduduk kurang lebih sebanyak 373.842 jiwa pada tahun 2010.[2] Bupati Kotawaringin Timur adalah H. Supian Hadi, S.Ikom.


DAFTAR ISI
•    Keadaan Geografis
•    Pemerintahan
•    Topografi
•    Iklim
•    Hidrologi
•    Jumlah Penduduk
•    Ras Penduduk
•    Seni Budaya dan Pariwisata
Keadaan Geografis
Kabupaten Kotawaringin Timur dengan luas seluruhnya 16.496 km², terdiri dari 13 kecamatan, 132 desa dan 12 kelurahan, terletak di antara 111°0’50” - 113°0’46” BT dan 0°23’14”- 3°32’54” LS, dengan batas-batas wilayah :
Utara
Provinsi Kalimantan Barat
Selatan
Laut Jawa
Barat
Kabupaten Seruyan
Timur
Kabupaten Katingan
Pemerintahan
Menurut laporan Radermacher, kepala daerah Sampit (Kotawaringin Timur) pada tahun 1780 adalah Kyai Ingabei Sudi Ratu.[3] Pada tanggal 13 Agustus 1787, wilayah Sampit (Kabupaten Kotawaringin Timur) sudah diserahkan Sultan Tahmidullah II kepada VOC Belanda, kemudian daerah ini berkembang menjadi sebuah Distrik yaitu Distrik Sampit. Penguasa selanjutnya adalah Kiai ngabei Djaija Kesuma (1834), Djoeragan Brahim (1847), Kiai Oeda Mengala, dan Haji Abdol Rachman (1850), Tiedke - penguasa Eropa (1859).[4] Menurut Staatsblad van Nederlandisch Indië tahun 1849, wilayah ini termasuk dalam zuid-ooster-afdeeling berdasarkan Bêsluit van den Minister van Staat, Gouverneur-Generaal van Nederlandsch-Indie, pada 27 Agustus 1849, No. 8[5] Pada tanggal 1 Mei 1859 pembukaan pelabuhan di Sampit.[6] Pada 12 Agustus 1862, status pemerintahan sipil diberlakukan untuk daerah Sampit.[7]
Saat ini Kabupaten Kotawaringin Timur mempunyai 17 kecamatan, yaitu:
1.    Teluk Sampit (pemekaran dari kecamatan Mentaya Hilir Selatan)
2.    Bukit Santuei (pemekaran dari kecamatan Mentaya Hulu)
3.    Telawang (pemekaran dari kecamatan Kota Besi)
4.    Mentaya Hilir Selatan
5.    Mentaya Hilir Utara
6.    Pulau Hanaut
7.    Mentawa Baru Ketapang
8.    Baamang
9.    Seranau
10.    Kota Besi
11.    Cempaga
12.    Cempaga Hulu
13.    Parenggean
14.    Mentaya Hulu
15.    Antang Kalang
16.    Telaga Antang (pemekaran dari kecamatan Antang Kalang)
17.    Tualan Hulu (pemekaran dari kecamatan Parenggean)
Topografi
Wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur memiliki topografi yang bervariasi, pada ketinggian antara 0-60 meter di atas permukaan laut. Sebagian besar merupakan dataran rendah yang meliputi bagian selatan sampai bagian tengah memanjang dari timur ke barat, sedangkan bagian utara merupakan dataran tinggi yang berbukit. Jenis tanah yang mendominasi wilayah ini adalah tanah jenis podsolik merah kuning, walaupun ada beberapa bagian juga ditemui jenis tanah lainnya seperti aluvial, organosol, litosol dan lain-lain.
Iklim
Iklim merupakan salah satu pendukung dalam keberhasilan produksi, unsur-unsur iklim tersebut antara lain curah hujan, suhu dan kelembaban. Suhu rata-rata bulanan di Kabupaten Kotawaringin Timur diperkirakan berkisar antara 27 °C – 35 °C. Curah hujan per bulan di Sampit pada tahun (2007) berkisar antara 12 mm (bulan September) hingga 790 mm (April). Bulan-bulan kering di Sampit berkisar antara Juni hingga Oktober.[2]


Hidrologi
Kabupaten Kotawaringin Timur dialiri oleh satu sungai besar dan lima buah cabang sungai yang selama ini hanya dimanfaatkan sebagai prasarana perhubungan dan sebagian kecil untuk pertanian.
Sungai besar yang terdapat di Kotawaringin Timur yang panjang dan dapat dilayari adalah sebagai berikut :
NoNama SungaiPanjang
 (Km)Dapat dilayari
(Km)       Kedalaman                   Lebar    
       Rata-rata (m)                   (m)1Mentaya400270           6                                 4002Cempaga42-3Sampit46-4Tuala48-5Kuayan18-6Kalang21-7Seranau20-   

Jumlah penduduk
Pada 2010 data penduduk Kabupaten Kotawaringin Timur ± 373.842 jiwa, terdiri dari :
•    Laki-laki = 197.213 jiwa.
•    Perempuan = 176.629 jiwa.
Adapun jumlah penduduk per kecamatan di Kabupaten Kotawaringin Timur adalah:
NoKecamatan Jumlah  penduduk1Teluk Sampit89292Mentaya hilir selatan20.8033Mentaya hilir utara15.7744Pulau hanaut15.4425Mentawa Baru Ketapang76.6166Baamang51.4307Seranau9.5828Kota Besi15.0119Cempaga19.11910Cempaga Hulu22.72511Parenggean35.70612Mentaya Hulu28.55413Antang Kalang28.75314Bukit Santuai8.04015Telawang16.863Jumlah373.842Catatan: Tidak termasuk kecamatan Telaga Antang dan Tualan Hulu





Ras Penduduk
Di wilayah kabupaten kotawaringin timur adalah seluruh penduduknya ras mongoloid.
Seni Budaya Dan Pariwisata
Wisata Budaya dan keindahan alam merupakan unggulan yang dapat ditampilkan oleh Pemerintah Daerah untuk dikunjungi para wisatawan asing maupun domestik.

Arung jeram
Banyaknya riam yang terdapat di Kecamatan Antang Kalang dapat dijadikan sebagai ajang wisata arung jeram.
Rumah Betang
Situs budaya kebersamaan dalam suatu hunian rumah betang, rumah adat ini terletak di desa Tumbang Gagu, kecamatan Antang Kalang.
Pantai Ujung Pandaran
Pantai Ujung Pandaran terletak di Muara Teluk Sampit atau yang lebih dikenal masyarakat sekitar dengan sebutan Sungai Mentaya. Pantai yang masih asri ini termasuk unik, karena salah satu bagian langsung menghadap ke Laut Jawa dengan debur ombaknya yang besar, sedangkan bagian yang lain menghadap ke Muara Sungai Mentaya dihiasi deburan kecil ombak yang gemerisik menjadikan pantai ini lebih sempurna, tenang dan damai ketika menyaksikan hadirnya sang surya di kejauhan memancarkan hangatnya cahaya. Lokasi ini terletak sekitar 45 km sebelah selatan Kota Samuda ( Ibukota Kecamatan Mentaya Hilir Selatan), atau kurang lebih 85 km dari Pusat Kota Sampit (Ibukota Kabupaten Kotawaringin Timur), tidak jauh dari jalan lintas Sampit - Kuala Pembuang (Kabupaten Seruyan).
SILSILAH (STRUKTUR) KELUARGA BESAR ATAS NAMA
BONY SAPUTRA

                                    











Etnis Keluarga
1.    - Suku bangsa betawi/jakarta dari pihak ayah.
-    Suku bangsa Betawi/jakarta dari pihak ibu.
2.    - Asal agama ayah Kristen.
-    Asal agama ibu Islam.
-    Setelah berkeluarga berubah agama menjadi Islam.
3.    - Status social ayah pegawai swasta.
-    Status social ibu .